INFO

Peninjauan dan Inventarisasi Benda Cagar Budaya di Kecamatan Bukit Batu dan Rakumpit

MEDIACENTER, Palangka Raya – Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga ( Disparbudpora)  Kota Palangka Raya melalui Bidang Kebudayaan melakukan peninjauan dan inventarisasi terhadap kondisi benda cagar budaya di Kecamatan Rakumpit, Kamis (6/2/2020)

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya melalui Kelapa Bidang Kebudayaan, Murni sampaikan bahwa dari hasil peninjauan dan inventarisasi di lapangan antara lain adalah :

1). RUMAH TRADISIONAL MUNGKU BARU (BETANG MAHIN) yang berlokasi d Jln. Metar Duha, kel. Mungku Baru Kec.Rakumpit Kota Palangka Raya kondisi bangunan baru di rehab oleh Balai Cagar Budaya (BCB) Samarinda, bangunan masih cukup bagus, kondisi di semua ruangan kosong, tidak dilengkapi WC & dapur.

Kekurangan yg ada di lokasi  saat ini halaman tidak terawat, rumput dan tumbuhan liar mulai tinggi, tiang – tiang dinding, pintu, jendela sudah mulai dimakan rayap karena tidak ada perawatan. Sampai saat ini belum diserah terimakan oleh Balai Cagar Budaya Samarinda ke keluarga, di depan rumah terdapat Sandung Keluarga degan keadaan yg kurang terawat & tidak ada juru pelihara.

2). SANDUNG BAWI KUWU TUMBANG RAKUMPIT yang berlokasi d Jln.Bawi Kuwu, Kel. Mungku Baru, Kec. Rakumpit kondisi Sandung Bawi Kuwu Rusak Berat, atap roboh, tiang sandung yg merupakan situs cagar budaya tidak terlindungi dengan baik, rawan pengeroposan dan pengrusakan (oleh orang yg mencongkel kayu tiang sandung). Keluarga ahli waris meminta bantuan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk segera merehab situs BCB ini dan mohon diangkat kembali juru pelihara untuk merawat situs tersebut.Penggiat bidang kepariwisataan Borneo Nature Foundation mulai menjajaki pengembangan ekowisata dan wisata budaya di kel. Mungku Baru.

3). RUMAH TRADISIONAL SEI GOHONG yang berlokasi d Kel. Sei Gohong, Kec. Bukit Batu. Kondisi rumah masih baik & terawat karena dihuni oleh pihak keluarga, cat rumah masih bagus, bagian dalam rumah masih kokoh, di depan rumah terdapat sandung keluarga dengan keadaan terawat, sekeliling bangunan terawat rapi dan bersih.

Disampaikan Murni bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap benda cagar budaya yang merupakan bagian dari pelestarian kebudayaan lokal yang harus dipelihara dan dijaga keberadaanya sebagai warisan leluhur bagi generasi muda, jelasnya.

Lanjut murni, sebagai tindaklanjut dari kegiatan ini nantinya akan dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap benda cagar budaya yang saat ini mengalami kerusakan karena ini merupakan bagian dari aset untuk wisata budaya yang berada di Wilayah Kota Palangka Raya, tutupnya. (MC. Isen Mulang/iin/Win/yk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*