INFO
Penyulutan Obor Dikomando Dirut LPP RRI melalui Siaran Langsung RRI Pusat

Penyulutan Obor Dikomando Dirut LPP RRI melalui Siaran Langsung RRI Pusat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP-RRI) Palangka Raya Edyi Ivan menyulut Obor Tri Prasetya RRI pada acara peringatan HUT ke-74 Radio Republik Indonesia di Hall Center RRI Palangka Raya, Jl. Husni Thamrin, Rabu (11/9/2019).

Penyulutan Obor Tri Prasetya  RRI dikomando oleh Direktur Utama LPP RRI melalui siaran langsung RRI Pusat, serentak seluruh nusantara yang mempunyai stasiun penyiaran di daerah dan disulut pada pukul 11.00 WIB.

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) diwakili oleh Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) yang ke-74.

Habib Ismail menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalteng, bahwa Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), dalam memasuki usia ke-74 tetap eksis dan terus meningkatkan kualitas dan mempertajam konten siarannya, melalui berbagai inovasi yang berakselerasi dengan dinamika kekinian dengan motto “Untuk Indonesia Lebih Bertoleransi”.

Dengan perkembangan zaman sekarang ini RRI melakukan inovasi dengan layanan siaran RRI net atau radio yang di visualisasi dengan tagline “Tontonan Yang Anda Dengar” hadir untuk memenuhi tuntutan kebutuhan publik seiring dengan revolusi digitalisasi teknologi di era kekinian,” ungkapnya

Gubernur menjelaskan, digitalisasi penyiaran merupakan terminologi untuk menjelaskan proses alih format media dari bentuk analog menjadi bentuk digital. Digitalisasi merupakan solusi untuk mengatasi keterbatasan dan ketidakefisienan pada penyiaran analog. Proses teknologi dilakukan untuk mendapatkan efisiensi dan optimalisasi dalam berbagai hal, termasuk dalam teknologi penyiaran.

Selanjutnya Gubernur mengharapkan agar RRI Palangka Raya terus berupaya  pengadaan pemancar relay berbasis teknologi. Untuk itu perlu adanya kerjasama dengan Pemprov Kalteng dan pemerintah Kabupaten Kota untuk mendukung.

Hingga saat ini dari data yang ada, LPP RRI Palangka Raya mempunyai pemancar relay di kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau, Buntok, Puruk Cahu, Kapuas, dan Kasongan.

Sedangkan stasiun relay di Pangkalan Bun dan Muara Teweh untuk saat ini sementara tidak aktif karena pemancar dalam keadaan rusak dan sebagian peralatan hilang,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang/Ykris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*