INFO

Peran Aktif Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelaku usaha di wilayah kota Palangka Raya yang mempunyai dokumen lingkungan (AMDAL, UKL UPL, dan SPPL), khususnya para pemegang izin lingkungan diminta bertanggung jawab serta berperan aktif menjaga lingkungan dari pencemaran dan kerusakan lingkungan terutama terkait kebersihan dan pemeliharaan drainase.

Melalui surat edaran Walikota Palangka Raya Nomor 1876/DLH/I.2/XII/2019 tentang Peran Aktif Masyarakat Pelaku Usaha Swasta dalam memelihara Sistem Drainase, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya melalui Kabid Penataan dan Penaatan Lingkungan Yusran menyebutkan kepada awak Media Center Isen Mulang Palangka Raya, Selasa (28/1/2020), bahwa ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pelaku usaha.

Diantaranya pelaku usaha wajib melakukan pemeliharaan drainase terutama yang berada di sekitar kegiatan usaha, tidak melakukan pendirian bangunan yang menutupi saluran drainase, penanganan dan pengelolaan limbah yang dihasilkan baik limbah cair, padat maupun Limbah Berbahaya dan Beracun (B3).

“Berdasarkan UU 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dan PP 27 / 2012 tentang izin lingkungan, lanjutnya pelaku usaha juga wajib melaporkan pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan setiap 6 (enam) bulan sekali.

Yusran menambahkan pelaku usaha juga dilarang membuang air limbah langsung ke media lingkungan sebelum dilakukan pengolahan (proses IPAL) hingga memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Pemegang izin lingkungan yang tidak mentaati persyaratan dan kewajiban yang dimuat dalam izin lingkungan dikenakan sanksi administratif mulai dari teguran tertulis sampai pencabutan izin lingkungan, tegasnya diakhir perbincangan. (MC. Isen Mulang/ ykris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*