INFO
Perbuatan Asusila, Melanggar Moral dan Sosial Dalam Hukum Adat.

Perbuatan Asusila, Melanggar Moral dan Sosial Dalam Hukum Adat.

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Maraknya kasus asusila yang terjaring pada wisma maupun rumah kost di Kota Palangka Raya saat ini memantik perhatian banyak pihak. Selain bentuk pengawasan dari instansi terkait dipertanyakan, maka disisi lain perlunya penerapan sanksi adat pun mengemuka, apakah bisa diterapkan atau tidak.

Berbicara perlu tidaknya sanksi adat bagi pelaku mesum ini, berdasarkan pandangan anggota DPRD Kota Palangka Raya At Prayer, bahwa sanksi adat tentu tidak begitu saja bisa diterapkan, namun bagi pelaku asusila atau zinah tersebut telah melanggar  moral dan sosial dalam hukum adat masyarakat.

“Kalaupun penerapan sanksi adat untuk orang berzinah, maka bentuk sanksinya hanya bersifat memberi pembinaan moral dan sosial. Sedangkan untuk sanksi yang tegas tentu tetap berdasarkan undang- undang formal,” ungkapnya, Selasa (12/3/2019).

Namun demikian lanjut At Prayer, bagi pelaku asusila atau zinah sanksi yang diberikan hukum adat tersebut sudah cukup menyakitkan. Sebab pelaku akan sadar bahwa hukum sosial dan moral yang dilanggar telah dinilai masyarakat.

Intinya, kalau seseorang masih punya rasa malu, maka masih bisa hukum adat membinanya. Namun kalau tidak punya malu dan selalu berulang-ulang dilakukan lagi, maka biar hukum formal yang menetapkan,” tambahnya lagi.

At Prayer, yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya ini melanjutkan, bahwa sejatinya masyarakat mengetahui bagaimana menjaga norma adat dalam kehidupan. Terlebih hukum adat istiadat dipegang teguh sebagai keseimbangan untuk tidak melanggar norma adat itu sendiri.

“Ketika kita mendengar ada pelaku asusila di wisma barak maupun kost, tentu secara tidak langsung pemilik hunian itu juga punya rasa malu, karena lahan usahanya terjebak oleh pelanggaran norma. Nah, rasa malu ini tentu dikarenakan telah melanggar hukum dan norma adat,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*