INFO

Perputaran Uang di Kalteng Hingga Mei 2020 Lebih Rendah Dibandingkan Tahun Lalu

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Realisasi inflow uang kartal yang termonitor dari Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah sejak Januari hingga Mei 2020 sebesar Rp1,74 T, sementara realisasi outflow uang kartal Rp4,88 T.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Kalteng, Yudo Herlambang mengatakan realisasi inflow dan outflow ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penyebaran corona virus disease (Covid-19) yang berdampak terhadap melambatnya perekonomian masyarakat disinyalir menjadi penyebab,” katanya, Senin (8/6/2020).

Dia menyebut secara keseluruhan total perputaran uang yang melalui khazanah KPwBI Kalteng hingga Mei 2020 sebesar Rp6,62 T lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar Rp7,34 T.

Di sisi lain BI Kalteng mempermudah masyarakat melakukan transaksi pembayaran non-tunai dan digital pada masa penyebaran Covid-19 seiring imbauan pemerintah untuk melakukan jaga jarak fisik.

Untuk mengoptimalkan penggunaan non-tunai, BI membebaskan pengenaan biaya transaksi pemrosesan QR Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pedagang kategori usaha mikro oleh penyedia jasa sistem pembayaran (PJSP) yang berlaku efektif 1 April hingga 30 September 2020.

BI juga menurunkan fee SKNBI dari capping maksimal Rp3.500 menjadi Rp2.900 di sisi nasabah yang berlaku efektif 1 April hingga 31 Desember 2020.

Saat ini BI mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non-tunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code pembayaran dengan standar QRIS. (MC. Isen Mulang/tn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*