INFO
Persiapan Dini Hadapi Ancaman Karhutla

Persiapan Dini Hadapi Ancaman Karhutla

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, bila mengacu informasi BMKG maka wilayah Pulau Kalimantan mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau pada bulan Mei dan Juni.Sedangkan puncak kemarau diprediksi bulan Agustus hingga September.

“Kesiapan dalam hal mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) atau bencana kabut asap, sejak dini harus dilakukan. Pemko Palangka Raya sudah melakukan kesiapan itu,”ungkap Emi, Minggu (6/6/2021).

Adapun kesiapan dini dalam menghadapi karhutla jelas dia, diantaranya berkaitan dengan peningkatan upaya pencegahan, pemenuhan infrastruktur untuk monitoring dan pengawasan, minimalisir kelalaian, penataan lahan gambut, cegah kebakaran meluas dan langkah penegakan hukum tegas.

Disisi lain juga melakukan siaga dini antisipasi karhutla selama 24 jam. Baik melalui pola patroli dan deteksi dini di daerah rawan karhutla. Termasuk mempersiapkan posko karhutla.

“Tidak kalah pentingnya, BPBD akan terus berkoordinasi dengan Manggala Agni, Damkar Kota Palangka Raya, BPBK provinsi dan relawan TSAK serta pihak terkait lainnya, dalam upaya antisipasi dan deteksi dini karhutla,”ujar Emi.

Tidak hanya sampai disitu tambahnya, keberadaan kelurahan siaga dan tangguh bencana juga terus didorong untuk memantau potensi terjadinya karhutla.

“Kami juga terus mensosialisasikan bahwa pemerintah telah mengeluarkan larangan membakar lahan. Termasuk Undang- undang dan sanksi hukum mengaturnya,”tegas Emi. (MC. Isen Mulang.1/prokom/wspd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*