INFO
Pertama Kalinya IPM Kalteng Masuk Kategori Kelompok Tinggi

Pertama Kalinya IPM Kalteng Masuk Kategori Kelompok Tinggi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Triwulan II Tahun Anggaran 2019 ini adalah koordinasi pencapaian pembangunan Provinsi Kalteng baik Provinsi maupun Kabupaten/kota. Dilaksanakan di Aula Bappedalitbang Provinsi Kalteng Jalan Diponegoro No.60 Palangka Raya, Rabu (7/8/2019)
 
Gubernur Kalimantan Tengah, diwakili   oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan bahwa  Provinsi Kalteng dengan luas hampir 1,5 kali pulau jawa memiliki sumber daya alam dan sumber daya air yang  melimpah,  dan saat ini kita sedang dalam membangun infrastruktur, sarana prasarana pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. 
 
APBD Kalteng Tahun 2019 sebesar 5,45 triliun rupiah dengan Belanja Langsung   (BL) sebesar 2,79 triliun rupiah dan Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar 2,66 triliun rupiah, dengan APBD yang terbatas, Pemerintah Provinsi Kalteng  tentu tidak maksimal membangun  sarana dan prasarana untuk mensejahterakan rakyat, ucapnya.
 
Upaya peningkatan pendapatan daerah harus kita laksanakan demi kemandirian daerah, agar ketergantungan daerah kepada pemerintah pusat semakin kecil. terobosan Pemerintah Kalteng untuk peningkatan pendapatan daerah adalah salah satunya melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak daerah serta hibah dari pihak ketiga kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, ungkap Fahrizal Fitri.
 
Lanjutnya, Gubernur Kalimantan Tengah berharap capaian kinerja 3 tahun RPJMD Provinsi Kalteng dapat dilihat dari beberapa indikator makro ekonomi, sebagai berikut, pertama pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi sebesar 5,64%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17%. dan pada Triwulan I 2019 pertumbuhan ekonomi sebesar  6,03% dan semakin tumbuh pada Triwulan II 2019 sebesar 7,67%, kedua, angka kemiskinan pada bulan maret 2019 sebesar 4,98%  lebih rendah (lebih baik) dari capaian nasional yakni 9,41%, 
 
Ketiga, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2018 sebesar 70,42,   lebih rendah dari IPM nasional yakni 71,39, namun demikian IPM kalteng masuk dalam kategori kelompok tinggi, dan ini untuk pertama kalinya IPM Kalteng masuk dalam kategori kelompok tinggi (70 sampai dengan 80),  Keempat Gini Ratio bulan Maret 2019 sebesar 0,336 lebih rendah (lebih baik) dibandingkan dengan capaian nasional sebesar 0,382. 
 
Dengan capaian indikator makro pembangunan di atas, dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2019 ini dengan sinergitas, antara provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang difokuskan pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam arti luas, pungkasnya. (MC Isen Mulang/Bambang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*