INFO
Peserta Didik Tingkat SD dan SMP Sederajat Ikuti USBN

Peserta Didik Tingkat SD dan SMP Sederajat Ikuti USBN

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setidaknya kurang dari 10 ribu siswa/siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kota Palangka Raya, mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Untuk peserta ujian tingkat SD/MI ada sebanyak 5.216 orang, kemudian untuk SMP/MTs sebanyak 4000 orang lebih,” sebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, Senin (22/4/2019).

Saat ini lanjut Sahdin, pihaknya terus melakukan monitoring untuk memantau peserta didik yang tidak bisa mengikuti USBN dikarenakan sesuatu dan lain hal. Seperti karena sakit ataupun halangan lainnya.

Proses USBN itu sendiri jelas dia, telah berjalan dengan baik. Mekipun ada beberapa persoalan yang dikeluhkan seperti penterjemahan, karena ada beberapa soal yang perlu ada evaluasi lagi ditahun depan oleh tim penyusun soal. Salah satunya adalah soal Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), karena maksud soal antara pemahaman, pengalaman, dan penghayatannya masih kurang bisa di pahami oleh siswa dalam mencerna soal.

“Untuk jumlah sekolah keseluruhan ada sebanyak 116 yang melaksanakan USBN, dan untuk tingkat SMP/MTs rata-rata sudah melakukannya dengan berbasis komputer,” bebernya.

Sedangkan untuk sekolah tingkat menengah pertama di wilayah pinggiran terang Sahdin, lebih terkendala  akses jaringan yang belum stabil. Karenanya belum bisa melaksanakan ujian dengan berbasis komputer. Sementara untuk tingkat SD/MI masih belum sepenuhnya ujian menggunakan komputer.

Terpisah Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan pelaksanaan ujian di sekolah yang ia pimpin berjalan lancar, meskipun ada satu siswa yang tidak masuk karena sedang sakit.

“Kendala kita tidak ada, hanya saja kekawatiran terkait listrik, takutnya mati, namun kita sudah mengantisipasi dengan menyiapkan genset dan server, mengingat USBN ini siswa kami sudah menggunakan komputer,” tuturnya.

Disebutkan Jayani,  sekolahnya sudah mempunyai 45 unit komputer namun masih belum sebanding dengan jumlah siswa yang mengikuti ujian, yakni sebanyak 115 siswa.

“Syukurnya sebagian besar siswa membawa laptop sendiri dan orang tua siswa mengerti dan tidak keberatan dengan hal tersebut demi mendukung pelaksanaan USBN,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*