INFO

POKDAKAN Kelurahan Banturung Panen Ikan Lele Sistem Bioflok

KUB Kelurahan Banturung Panen Ikan Lele Sistem BioflokMEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam upaya meningkatkan produki perikanan budidaya, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang menggalakkan Budidaya lele dengan menggunakan teknologi sistem bioflok.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya Indriarti Ritadewi menuturkan, Senin (22/3/2021) bahwa Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Katoni Lestari Jaya Raya, Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya menerapkan dan panen ikan lele sistem bioflok.

Lanjut Indriarti, panen budidaya lele menggunakan sistem bioflok tersebut dihadiri oleh Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto, Jum’at (19/3/2021).

Inti sambutan Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, dampak positif dari budidaya ikan lele sistem bioflok adalah peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan budidaya ikan sistem bioflok menjadi inovasi untuk meningkatkan produksi perikanan dengan lebih cepat dan berharap agar bantuan yang telah diberikan terus berkembang dan menambah peningkatan pendapatan kelompok budidaya ikan/masyarakat.

Panen raya dihadiri oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin Kalsel, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng kata Indriarti.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kota Palangka Raya, Lensi Asi menambahkan bioflok: bio berarti kehidupan, floc berarti gumpalan. Maka bioflok adalah bahan organik hidup yang menyatu menjadi gumpalan-gumpalan yang mana gumpalan tersebut menjadi pakan ikan yg dibudidayakan.

Adapun manfaat budidaya ikan sistem bioflok tambah Lensi Asi dari segi pakan: adanya efesiensi pakan pabrikan dan pakan alami berprotein tinggi, dari segi kesehatan ikan : problem kualitas air pada budidaya ikan sistem bioflok dapat teratasi dengan adanya mikroorganisme yang dapat mengurai sisa pakan ikan sehingga air menjadi tidak keruh (lebih ramah lingkungan).

Segi produksi : Ikan lele lebih adaptif terhadap perubahan iklim, lebih hemat dalam penggunaan lahan dan hemat air, efesiensi pakan sehingga lebih cepat panen umur 3-4 bulan kata Lensi Asi (MC.Isen Mulang/wln/tina).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*