INFO
Pol PP Ingin Maksimal Awasi Aktivitas Barak,Kost dan Wisma

Pol PP Ingin Maksimal Awasi Aktivitas Barak,Kost dan Wisma

MEDIA CENTER,Palangka Raya-Maraknya kasus mesum yang terjaring pada wisma maupun rumah kost di Kota Palangka Raya saat ini mematik perhatian banyak pihak. Bentuk pengawasan dari instansi terkait pun dipertanyakan, apakah sudah berjalan sebagaimana mestinya.

Menyikapi hal ini Kepala Satuan Polisi Pamong praja (Pol PP) Kota Palangka Raya Yohn Benhur Gohan Pangaribuan, tidak menepis jika pengawasan aktivitas barak, kost maupun wisma saat ini belum bisa maksimal dilakukan.

“Sinergitas diperlukan terutama bicaranya soal anggaran dalam hal pengawasan. Personil Pol PP tidak semerta-merta bisa mengawasi maksimal bila tanpa didukung anggaran,”ungkapnya saat di konfirmasi, Jum’at (8/3/2019).

Menurutnya, fungsi Pol PP adalah untuk memperkuat implementasi penegakan perda. Namun demikian setiap perda tentu ada penanggungjawabnya dalam hal ini instansi terkait yang berwenang dalam menjalankan fungsi perda.

Sebut saja kata dia, perda sarang walet, di mana personil Pol PP bisa saja melakukan penindakan atas pelanggaran aturan bagi pengusaha walet yang tidak tertib. Namun untuk melakukan penindakan ataupun penertiban itu, tentu instansi penggagas perda harus mengerti bagaimana mengarahkan penegakan perda tersebut.

“Pol PP selalu diarahkan untuk melakukan penertiban, tapi instansi tidak mengerti bagaimana personil bisa bergerak tanpa disokong anggaran dilapangan. Ini yang harus dipahami,”tegas Benhur

Begitu pula lanjutnya yang berkaitan dengan pengawasan tempat kost, barak atau wisma, dimana perda Nomor 16 Tahun 2011 sudah mengatur tentang izin usaha maupun pengelolaannya.

“Ya, kita memahami perda ini, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasannya. Tapi sinergitas dari instansi terkait selaku penanggungjawab perda ini harus juga bergerak,”tukasnya.

Ditambahkan Benhur, tupoksi Pol PP memang adalah sebagai penegak perda yang telah ada, hanya saja skoordinasi secara menyeluruh diperlukan agar perda itu bisa berjalan. “Ya, bisa dikatakan Pol PP kolamnya masih kecil dalam hal penertiban dan pengawasan,berbeda dengan aparat hukum lainnya. Seperti halnya kepolisian yang memiliki kolam besar sesuai fungsi besarnya bisa masuk kesemua lini,”jelasnya.(MC. Isen Mulang1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*