INFO

PPK, PPS Hingga Calon PPDP Di Rapid Test

MEDIA CENTER Palangka Raya, Menjelang pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Kalimantan Tengah 2020, KPU Kota Palangka Raya melaksanakan rapid test terhadap PPK/PPS dan sekretariatnya, juga para calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sekota Palangka Raya.

Tes tersebut dilakukan secara serempak di 5 kantor kecamatan se-Kota Palangka Raya dari tanggal 6-8 Juli 2020, langkah ini dilakukan agar tidak tercipta klaster baru di wilayah Kota Palangka Raya.

Rapid tes tersebut dilakukan agar proses pemutakhiran data pemilih tidak menjadi sarana penyebaran virus corona baru. Anggota PPDP dirapid tes agar memberikan rasa nyaman bagi warga saat didatangi petugas.

Tes rapid, dilakuan lantaran dalam pelaksanaan coklit, petugas akan bertemu dengan calon pemilih dengan mendatangi langsung ke rumah. Jika hasil tes petugas dinyataan negatif maka tidak saja tidak menularkan, namun juga membuat warga tidak ketakutan saat datangi petugas.

Ketua PPK Jekan Raya, Siswanto menjelaskan ketika ditemui saat berlangsungnya rapid test di Aula Kecamatan Jekan Raya, Rabu (8/7/20) ‘’Karena PPDP melaksanakan coklit dilakukan door to door, langsung ke masyarakat setempat. Diharapkan masyarakat juga tenang saat petugas datang.

Maka dari itu, dilakukan rapid tes pada seluruh PPDP untuk memberikan rasa nyaman dan kekhawatiran munculnya klaster pemilu bisa dieleminasi,”
“ Pelaksanaan tes, merupakan tindak lanjut dari surat edaran nomor 531 tentang percepatan pencagahan Covid-19 ditindaklanjuti PKPU No. 6 Th 2020 terkait protokol Covid-19, tambahnya.

‘’Jika ada yang reaktif langsung diganti mengingat waktunya pendek. Jika menunggu mereka dikarantina 14 hari tidak cukup karena tenggat waktu pelaksanaan coklit hanya sekitar satu bulan yakni mulai 15 Juli sampai 14 Agustus,” tambahnya.

Dari pantauan dilapangan, sebanyak 351 petugas PPK/PPS dan Kesekretariatnya juga calon PPDP Kecamatan Jekan Raya ikuti pelaksanaan tes berjalan lancar dari total keseluruhan 841 orang se Kota Palangka Raya. tampak sejumlah petugas yang ketakutan dengan jarum suntik berusaha menutup muka saat petugas dari Rumah Sakit Bayangkara Palangka Raya akan menusuk jari mereka untuk mengambil darah untuk dites. (MC. Isen Mulang /Ferizal/Ndk/mt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*