INFO

Rakordal Triwulan I Pemko Palangka Raya Digelar di Lokasi Wisata

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio memimpin Rapat Koodinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Triwulan I, Jumat (7/4/2017) pukul 13.30 WIB.

Hanya saja pelaksanaan Rakordal kali ini berbeda dari sebelumnya. Jika biasanya Rakordal ini dilaksanakan di gedung aula, tapi kali ini digelar di lokasi wisata Kereng Bangkirai.

Kepala Bappeda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu punya alasan kenapa Rakordal kali ini digelar di lokasi wisata. Pertama ingin menghilangkan kejenuhan, karena selama ini rapat selalu dilaksanakan di dalam ruangan.

Kedua, mereka ingin melihat secara langsung kondisi lapangan, misalnya di lokasi wisata Kereng Bangkirai ini akan diketahui apa saja program yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota untuk mendukung pariwisata di kawasan tersebut.

Selain itu mereka ingin tahu kondisi riil masyarakat di wilayah Kelurahan Kereng Bangkirai, dan secara langsung mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan, sehingga program yang dibuat SKPD tepat sasaran.

Hera menjelaskan yang tidak kalah penting tujuan Rakordal ini untuk melakukan evaluasi dan pengendalian terhadap pelaksanaan program pembangunan sampai triwulan I.

Selain itu melalui Rakordal sekaligus rapat kerja periode April ini dimanfaatkan untuk membahas isu strategis dan masalah yang berkembang atau yang belum bisa diselesaikan oleh Pemko dalam perspektif jangka pendek dan menengah.

Targetnya sebelum berakhirnya kepemimpinan Riban-Mofit periode 2013-2018, pelaksanaan program yang tertuang dalam RPJMD bisa dituntaskan 100 persen.

Dalam paparannya, Hera mengatakan progres serapan anggaran triwulan I 2017 untuk pendapatan yang seharusnya 20 persen, tapi sudah tercapai 29,42 persen, tapi dari sisi PAD masih 20 persen.

Sedangkan belanja daerah baru mencapai 13,56 persen dari target 20 persen dan belanja tidak langsung 46,73 persen di bawah 50 persen sudah berimbang antara belanja langsung dan tidak langsung serta belanja pegawai 49 persen.

Diketahui profil APBD 2017 masih relatif sehat. Indikatornya PAD proporsinya 12,18 peren dari total pendapatan dan rata-rata nasional masih di bawah 10 persen. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*