INFO

Reaktivasi Wisata Kereng Bangkirai Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tim Satuan Penanganan Covid – 19 Kota Palangka Raya memberikan izin kepada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya untuk membuka kembali kawasan wisata air hitam yang berada di kelurahan Kereng Bangkirai yang ditutup selama 5 bulan operasionalnya saat pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Kota Palangka Raya. 

Dengan dibukanya kembali kawasan wisata air hitam Kereng Bangkirai yang merupakan salah satu andalan objek wisata di Kota Palangka Raya ini diharapkan dapat mendorong dan mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat, mengingat sektor pariwisata memiliki peranan penting sebagai salah satu sumber perekonomian masyarakat. 

Meskipun kawasan wisata Kereng Bangkirai telah dibuka, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Ikhwanudin katakan saat Launching Reaktivasi Kawasan Wisata Kereng Bangkirai,bahwa pelaksanaan protokol kesehatan di objek wisata harus dilakukan secara disiplin dan diperketat supaya jangan sampai terjadi peningkatan kasus Covid – 19. Kawasan wisata harus dapat memberikan rasa aman, sehat dan nyaman, ucapnya Minggu (16/8/2020) 

Pada saat yang sama Wakil Walikota Palangka Raya, Umi Mastikah saat membuka secara resmi kawasan wisata air hitam di Kereng Bangkirai sampaikan bahwa Pandemi Covid – 19 berdampak cukup besar terhadap sektor pendukung pariwisata dan ekonomi kreatif. Bukan hanya dalam skala makro namun Pandemi Covid – 19 juga menghantam sektor mikro, tidak terkecuali para pedagang kecil dan pelaku UMKM. 

Lanjut Umi, Ketika kawasan wisata Kereng Bangkirai ini dibuka kembali bagi pengunjung,  namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan di seluruh kawasan wisata ini. Pengelola objek wisata wajib membatasi jumlah pengunjung yang masuk. Pengunjung wajib menggunakan masker dan tetap menjaga jarak dengan pengunjung lainnya. Pengelola menggunakan partisi pada loket tiket. 

Selain itu penting bagi pengelola melakukan penyemprotan disinfektasi, terutama pada sarana yang digunakan bersama. Kemudian melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk serta menyediakan fasilitas cuci tangan bagi pengunjung, tandas Umi mengakhiri sambutanya. ( MC Isen Mulang/Iin/Win/ic)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*