INFO
Realisasi PBB-P2 Cenderung Flat

Realisasi PBB-P2 Cenderung Flat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kota Palangka naik signifikan dari 2014 Rp9,3 miliar meningkat menjadi Rp12,60 miliar di 2015.

Namun setelah itu atau selama empat tahun terakhir ini realisasi PBB-P2 justru flat. Realisasi PPB-P2 di 2016 masih sama Rp12,62 miliar, kemudian di 2017 sebesar Rp12 miliar, dan 2018 naik sedikit menjadi Rp12,5 miliar.

Tim Ahli Analisa Potensi Pajak Daerah Kota Palangka Raya dari Fakultas MIPA Universitas Brawijaya merekomendasikan perlu adanya updating database PBB-P2 dengan pemanfaatan TI melalui GIS.

“Belum optimalnya pajak ini karena masih ada penguatan database PBB-P2,” sebut Tim Ahli Analisa Potensi Pajak Daerah Kota Palangka Raya dari Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Titov saat paparan potensi pajak daerah di Ruang Peteng Karuhei I, Senin (24/6/2019).

Menurut tim updating data wajib pajak harus dilakukan, karena pasca pengalihan kewenangan pemungutan pajak dari pemerintah pusat ke daerah dimungkinkan masih ada data wajib pajak yang belum terdata.

Namun tim meyakini potensi PAD dari PBB-P2 bisa dinaiikan lagi, apalagi pembangunan perumahan di Kota Palangka Raya dalam beberapa tahun ini sangat pesat, sehingga menjadi peluang untuk menambah PAD. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*