INFO

Sanggar Marajaki Juara Umum Festival Maneser Panatau Tatu Hiang 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Sanggar Marajaki, Palangka Raya.

Sanggar besutan Benny Tundan ini berhasil meraih juara umum dalam Festival Maneser Panatau Tatu Hiang (menggali kekayaan budaya nenek moyang) 2017.

Dalam lomba yang dilaksanakan di Betang Hapakat markas Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah ini Sanggar Marajaki mendapat lima penghargaan sekaligus.

Rinciannya tiga penghargaan masuk kategori terbaik 1 dan 2 penghargaan masuk kategori terbaik 2. Adapun rincian juaranya untuk terbaik 1 kategori lomba musik etnik Kalteng degan judul karya Darayun Kanderang Tingang, terbaik 1 kategori lomba tari anak etnik Kalteng dengan judul karya Kasanang Atei, dan terbaik harapan 1 kategori lomba tari tunggal kontemporer etnik dengan judul karya Ambigu.

Selanjutnya terbaik 2 kategori lomba tari tingkat umum Kalteng dengan judul karya Tangkiling dan terbaik 2 kategori lomba karungut. Atas predikat juara umum ini Sanggar Marajaki berhasil menggondol hadiah uang tunai Rp5 juta.

Sedangkan juara II dalam lomba seni Dayak dalam rangka memperingati Hari Jadi Sanggar Riak Renteng Tingang ke-5 ini diraih oleh Sanggar Danum Tingang dan juara III diraih oleh Sanggar Tunjung Nyaho.

Diperolehnya gelar juara umum ini bagi Pemilik Sanggar Marajaki, Benny Tundan sangat tidak mudah, tapi butuh perjuangan, dan kekompokan tim. Sebab lawan yang dihadapi dalam lomba ini jumlahnya mencapai ratusan peserta dan semuanya juga mampu mempertunjukan penampilan yang bagus-bagus.

Sementara itu Event Management Betang Production, Edho Kristanto mengatakan tujuan digelarnya festival ini dalam rangka memperingati HUT Sanggar Riak Renteng Tingang ke-5.

Selain itu untuk menumbuhkan dan mengembangkan serta memotivasi para seniman untuk menggali dan mengenali kekayaan nenek moyang sebagai wadah untuk berkreativitas seniman dan sanggar seni di Provinsi Kalimantan Tengah.

Edho menjelaskan khusus tahun ini peserta lomba mencapai 600 orang yang terdiri dari peserta perorangan dan group. Dalam festival ini mempertandingkan delapan cabang lomba.

Lomba Busana Etnik Kalteng Kategori Anak, Lomba Busana Etnik Kalteng Kategori Dewasa, Lomba Tari Garapan Etnik Kategori Anak, Lomba Tari Garapan Etnik Kategori Umum, Lomba Tari Etnik Tunggal Kontemporer, Lomba Karungut, Lomba Musik Etnik Kontemporer, dan Lomba Seni Fotografi.
Percakapan ini disampaikan Edho untuk Media Center Palangka Raya melalui WhatsApp (15/5-2017)
(MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*