TERKINI

Satgas Covid 19 Sidak Protokol kesehatan Di Taman Kuliner Tunggal Sangomang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam rangka pemulihan perekonomian, masyarakat Kota Palangka Raya kini diperbolehkan lagi menyantap makanan minum di tempat seperti rumah makan ataupun cafe yang kembali diizinkan untuk beroperasi di tengah masa transisi sekarang ini.

Sebagian rumah makan dan cafe yang sebelumya hanya melayani pesan antar atau bawa pulang akhirnya membuka pintu untuk orang-orang yang ingin makan di tempat dengan catatan pelaku usaha tersebut ataupun pengunjung harus wajib terapkan/menjalankan protokol kesehatan.

Berdasarkan pantauan satgas penanganan covid 19 Kota Palangka Raya Divisi Patroli Pengawasan Protokol Kesehatan, di daerah Taman Kuliner Tunggal Sangomang Jalan Yos Sudarso, masih banyak ditemukan cafe dan rumah makan yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Yang sangat jelas sekali yaitu pelaku usaha tidak membuat jarak kursi dan meja bagi pengunjung, ujar Danramil 1016-01/Phd Mayor Inf Heru Widodo selaku koordinator tim ini. Kamis (27/8/2020)

Kita beserta seluruh anggota tim langsung melaksanakan sidak protokol kesehatan di lokasi taman kuliner tersebut, dengan langsung mengatur jarak meja serta mengurangi jumlah kursi bagi pengunjung yang dibatasi maksimal setengah dari kapasitas ruangannya.

Pengelola rumah makan dan cafe diminta agar ada jarak aman antar pengunjung setidaknya satu meter dan jangan sampai merubah tatanan yang sudah diatur oleh tim. Senantiasa menggunakan masker bagi pemilik, karyawan dan pengunjung cafe atau rumah makan.

Sidak protokol kesehatan ini yaitu dengan mengubah tata letak kursi dan meja untuk pengunjung, meja dan kursi yang tadinya biasa ditempati hingga empat orang kini diatur sehingga hanya bisa menampung setengahnya. Kursi dan meja untuk tamu individu pun diperbanyak, sehingga pengunjung yang makan di tempat otomatis berjarak satu sama lain.

Disampaikan juga bagi setiap pemilik/pengelola rumah makan atau cafe wajib menyediakan fasilitas cuci tangan yang mudah diakses oleh pengunjung lengkap dengan sabun cuci tangan serta handsanitizer dan sediakan juga thermo gun untuk mengukur suhu tubuh bagi pengunjung sebelum masuk ke area.

Lanjut Danramil, Pengelola/pemilik usaha wajib memasang imbauan tentang protokol kesehatan berupa stiker atau x-banner di setiap pintu masuk. Jika protokol kesehatan tersebut tak dipatuhi sehingga lonjakan kasus virus corona terjadi lagi, pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan akan mencabut ijin usahanya.

Tim juga sekaligus mensosialisasikan kepeda pengelola/pemilik usaha dan pengunjung tentang isi dan sanksi-sanksi pelanggaran dari Pergub Kalteng Nomor 43 Tahun 2020, tanggal 14 Agustus 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019. (MC. Isen Mulang/Juliadie/Fauzi/Saudi/ndk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*