INFO

Satpol PP Kota Awasi Peredaran Rokok di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini rokok bermerek aneh-aneh banyak beredar di wilayah Kota Palangka Raya. Diduga peredaran rokok murah tersebut ilegal.

Guna mencegah peredaran rokok ilegal, dalam beberapa hari ini petugas Satpol PP Kota Palangka Raya melakukan pengawasan terhadap gudang atau distributor rokok.

Seperti yang dilakukan Kasi Trantib Satpol PP Kota Palangka Raya, Free Nessy beserta anak buahnya mendatangi satu per satu gudang rokok pada Kamis (20/4/2017) pagi.

Setidaknya ada empat gudang rokok yang dicek oleh petugas Satpol PP. Yakni gudang rokok di Jalan RTA Milono, Jalan G Obos, Jalan Tingang, dan Jalan Karet, Seth Adji.

Di Jalan RTA Milono gudang rokok milik Gudang Garam yang dicek oleh Satpol PP. Semua gudang yang dicek kali ini adalah rokok yang bermerak atau yang memiliki izin edar resmi.

“Kenapa kita cek gudang rokok yang bermerek dan resmi, karena untuk mengetahui apakah rokok-rokok yang mereknya aneh-aneh dijual di pasaran itu berasal dari sana, tapi setelah kita cek tidak ada,” tutur Free Nessy kepada mediacenter.palangkaraya.go.id Jumat (21/4/2017).

Satpol PP mendapati semua gudang rokok gudang rokok yang resmi misalnya diempat lokasi tersebut memang khusus menjual produk resmi yang mereka miliki.

Sedangkan untuk rokok yang mereknya aneh-aneh belum diketahui darimana distributornya. Kenapa merek rokok disebut aneh? Karena Free Nessy baru tahu dan melihat merek itu ada beredar di Palangka Raya.

Merek rokok aneh yang dimaksud Free Nessy ini misalnya bermerek kopi dangdut, top ten, dan win mild. Nama-nama rokok ini jarang diketahui masyarakat.

Meski mereknya aneh, yang bikin Satpol PP bingung ternyata dalam kemasan rokok super murah yang hanya dijual Rp4.500 per bungkus ini ada label cukainya.

Sehingga pihak Satpol PP tidak memastikan apakah rokok yang bermerek aneh-aneh tersebut ilegal atau tidak. Sebab hingga saat ini Satpol PP Palangka Raya belum memiliki alat untuk mendeteksi keaslian label cukai rokok. (MC. Isen Mulang/nai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*