INFO
Semangat Gotong Royong Terkikis Sikap Individualistis

Semangat Gotong Royong Terkikis Sikap Individualistis

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengakui, jika tidak mudah untuk menjalankan semangat gotong royong saat ini.

Pasalnya kata dia, semangat gotong royong itu kian sirna, terlebih ditengah-tengah kecenderungan kehidupan sekarang ini yang semakin individualistis dan cenderung kompetitif.

“Inilah yang perlu saya ingatkan, betapa pentingnya semangat gotong royong harus terjaga,” ungkap Fairid, saat acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI,  Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47, Hari Keluarga Nasional ke -26 tingkat Kota Palangka Raya, di kawasan Water Front City (Flamboyan Bawah), Senin (5/8/2019).

Lebih lanjut Fairid mengatakan, fakta kehidupan yang semakin individualistis tersebut dapat terlihat dengan nyata.

“Ya, masih banyak dari kita yang menyukai kerja sendiri-sendiri, dibandingkan kerja bersama-sama. Ego daerah, ego sektoral lebih menonjol dibandingkan sinergi dan kerjasama,” tambahnya lagi.

Dalam bagian lain, Fairid mendorong masyarakat Kota Cantik untuk lebih mengedepankan budaya gotong royong dalam setiap gerak pembangunan.

Ia berkeyakinan bahwa tanggung jawab untuk membangun suatu daerah harus dilakukan dengan cara musyawarah dalam memutuskan dan gotong royong dalam bekerja.

Terlebih selama ini kekuatan rakyat adalah tidak lepas dari budaya gotong royong yang merupakan modal sosial.
Lewat gotong royong, maka masyarakat secara bahu membahu  menyelesaikan berbagai hambatan dan halangan serta tantangannya kedepan.

“Intinya gotong royong bukan  hanya jiwa bangsa, namun juga sekaligus modal sosial dalam menghadapi masa depan,” jelasnya.

Tak kalah penting tambah Fairid, gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan. Oleh karena itu, gotong royong harus diaktualisasikan.

“Bisa kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari, dalam bekerja sehari-hari, gotong royong harus kita wujudkan dalam sebuah tindakan nyata,” tukasnya.

Adapun selain pencanangan BBGRM, Hari Kesatuan Gerak PKK  dan pencanangan Hari Keluarga Nasional tingkat Kota Palangka Raya. Maka dalam kesempatan itu Pemerintah Kota Palangka Raya juga melaksanakan kegiatan dengan tajuk ” Maja Lewu”.

Maja Lewu itu sendiri merupakan agenda rutin dari Pemerintah Kota Palangka Raya, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat desa/kelurahan, guna mensinergikan pembangunan di pelbagai bidang dengan selalu menjunjung kearifan lokal sebagai ciri khas daerah. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*