INFO
Sinkronisasi Data Statistik Sektoral Kota Palangka Raya Tahun 2018

Sinkronisasi Data Statistik Sektoral Kota Palangka Raya Tahun 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya melakukan sinkronisasi data  Tahun 2018 yang telah disusun oleh tim penyusunan buku statistik Kota Palangka Raya Tahun 2019.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Peteng Karuhei II Setda Kota Palangka Raya, Selasa ( 6/8/2019) ini bertujuan untuk melakukan cross ceck data yang telah disajikan oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya bekerjasama dengan BPS Kota Palangka Raya.

Sinkronisasi data sektoral tidak hanya dilakukan dengan SOPD Pemerintah Kota Palangka Raya saja namun juga dengan Instansi Vertikal yang berada di wilayah Kota Palangka Raya.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Diskomifo Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Anna Menur bahwa dalam rangka mewujudkan program satu data dan Diskominfo Statistik dan Persandian sebagai wali data maka perlu adanya penyamaan data lintas sektoral yang nantinya akan digunakan bersama-sama untuk penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dan penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

Sinkronisasi Data Sektoral dipandu langsung oleh Kepala BPS Kota Palangka Raya, Agie. Berdasarkan pantauan tim Media Center Iseng Mulang ternyata data yang disajikan masih banyak yang harus sesuaikan dan perlu dilakukan perbaikan. Misalnya seperti yang disampaikan dari BMKG Kota Palangka Raya, Lian Adriani mengatakan bahwa masih ada perbedaan data tentang kecepatan angin dan hari hujan.

Dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kota Palangka Raya, yang disampaikan oleh Cebyanto, Kasubbag UPT Pengelolaan Limbah ada perbedaan data tentang jumlah retase angkutan sampah masuk dan jumlah keseluruhan sampah masuk.

Dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya yang disampaikan oleh, Ary Kasubbag Renev  mengatakan bahwa juga masih ada perbedaan data tentang jumlah postu, jumlah tenaga medis, jumlah kematian ibu dan bayi,  jumlah kasus penyakit menular. Untuk itulah maka perlu adanya cross ceck data sektoral yang nantinya akan digunakan bersama-sama menjadi satu data. ( MC. Isen Mulang/win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*