INFO

SMA Negeri 4 Kota Palangka Raya Melaksanakan Program Pertanian Masuk Sekolah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Program pertanian masuk sekolah merupakan upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang budidaya pertanian hal itu bertujuan untuk membentuk ketahanan pangan di daerah.Untuk mendukung Program dari Kementerian Pertanian SMA Negeri 4 Kota Palangka Raya melakukan kegiatan program pertanian masuk sekolah, Selasa (30/6/2020).

Berbagai macam tanaman yang dibudidayakan di sekolah antara lain sawi, jahe, serai dan lengkuas. Ada juga beberapa tanaman buah seperti mangga yang lokasi penanamannya memanfaatkan lahan yang ada di lingkungan SMA Negeri 4 Kota Palangka Raya. Adapun cara bertanamnya menggunakan teknik hidroponik untuk pembibitannya.

Dewi salah seorang guru sekaligus ketua Pertanian Masuk Sekolah (PMS) SMA Negeri 4 Kota Palangka Raya saat ditemui awak media center mengatakan program PMS ini melibatkan guru dan siswa dalam upaya menarik minat anak muda terhadap pertanian, langkah fundamental perlu dilakukan untuk memastikan sektor ini menjanjikan sebagai sebuah profesi dan bisa menjadi hobi bagi kaum urban dan trendi sebagai gaya hidup modern. Di samping itu, promosi dan proses edukasi perlu diinisiasi sejak dini melalui aktivitas pertanian di sekolah berupa kurikulum kecakapan hidup (life skill) atau pembelajaran ekstrakurikuler pertanian di sekolah.

PMS yang menggunakan pekarangan sekolah ini sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah sesuai dengan prinsip dasar program Adiwiyata yaitu partisipatif dan berkelanjutan. Pengembangan kebijakan sekolah yang diperlukan untuk mewujutkan sekolah peduli berbudaya lingkungan tersebut adalah program penanaman tanaman sayur maupun buah berbasis lingkungan Sekolah.

Di sisi lain Murni selaku ketua program Adiwiyata SMA Negeri 4 Kota Palangka Raya mendukung penuh Kegiatan Pertanian Masuk Sekolah mengingat Program Pertanian Masuk sekolah adalah salah satu upaya Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan untuk membangun Ketahanan Pangan. “Kegiatan ini terbuka untuk semua pihak yang ingin terlibat terutama peserta didik, akan tetapi mengingat libur sekolah dan keadaan yang tidak mendukung terpaksa kami tidak mengikusertakan peserta didik untuk sementara ini.”tutup Murni. (MC Isen Mulang/Gusti/nd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*