INFO
Sosialisasi Dokumen Cetak Biru Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)

Sosialisasi Dokumen Cetak Biru Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Gubernur Kalteng dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan Provinsi Kalteng memiliki potensi sumber daya mineral dan batubara yang cukup beragam. Adapun perizinan Pertambangan di Provinsi Kalteng terdiri dari 5 kontrak Karya (KK), 14 Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan 413 izin Usaha Pertambangan (IUP).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengucapkan terima kasih pada pemegang PKP2B/KK/IUP yang telah patuh dan taat terhadap kewajiban kepada negara dalam bentuk landrent dan royalty, hal ini ditunjukkan dengan pendapatan PNBP yang terus mengalami peningkatan sejak tahun 2016 sebesar Rp 951 Milyar, tahun 2017 sebesar Rp 1,7 Triliun, tahun 2018 sebesar Rp 2,07 Triliun dan realisasi per Juni 2019 sebesar Rp 1,2 Triliun. Diharapkan realisasi akhir pendapatan PNBP dapat mencapai minimal sama dengan nilai pendapatan tahun 2018 bahkan lebih besar, ucapnya saat pertemuan di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Rabu (2/7/2019).

Salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan  Program PPM itu sendiri telah dilakukan oleh pemegang izin Pertambangan namun dalam pelaksanaannya masih belum terarah.

Diharapkan dengan telah diluncurkannya dokumen Blue Print PPM ini maka akan menjadi pedoman bagi seluruh pemegang Izin usaha Pertambangan se-kalimantan tengah untuk menyusun Rencana Induk Program PPM.

Dokumen Cetak Biru PPM ini disusun dengan mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalteng (RTRWP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). (MC. Isen Mulang/Bambang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*