INFO
Status Karhutla Harus Mengacu Lima Indikator

Status Karhutla Harus Mengacu Lima Indikator

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kabut asap imbas dari sejumlah peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang terjadi di Kota Palangka Raya maupun kabupaten lainnya di Kalteng, tampaknya kian berdampak terhadap  kualitas udara di wilayah kota Palangka Raya.

Meskipun wilayah Kota Palangka Raya sudah kembali dikepung dengan kabut asap akibat Karhutla, namun status kebencanaanya hingga kini masih belum bisa dinaikkan.

“Ya, saat ini status kebencanaan di Kota Palangka Raya masih siaga Karhutla, artinya belum menuju status tanggap darurat bencana Karhutla,” ungkap Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Supriyanto, Jumat (6/9/2019).

Menurutnya ada lima indikator untuk bisa menaikan status siaga karhutla ke tanggap darurat Karhutla yakni terganggu kesehatan, perekonomian, perdagangan, transportasi (perhubungan), dan pendidikan.

“Saat ini kami menilai dari lima indikator ini tidak ada yang menonjol dalam hal dampak,” bebernya lagi.

Supriyanto menjelaskan, untuk Indikator kesehatan, maka yang dilihat adalah seberapa besar kabut asap menggangu kesehatan masyarakat, misalnya meningkatnya penderita ISPA.
Kemudian indikator perekonomian diukur dari terjadinya kelangkaan  kebutuhan komoditas hingga sampai adanya kenaikan harga.

“Sampai saat ini harga komoditas dipasaran aman saja, begitu pula pendistribusian barang atau perdagangan. Jadi belum berpengaruh karena kabut asap,” ucapnya.

Sedangkan indikator transportasi sampai saat ini belum terdampak. Transportasi dari dan ke Palangka Raya masih lancar dan belum ada gangguan.

“Meskipun  kita mendengar  gagalnya landing pesawat Garuda di Bandara Tjilik Riwut beberapa waktu lalu. Namun kemudian bisa normal kembali,” tukasnya.

Begitupula Indikator pendidikan kata Supriyanto, meski kegiatan belajar sebelumnya telah diliburkan, namun dianggap belum sampai mengganggu.

Dengan mengacu perkembangan kesemua indikator-indikator tersebut imbuh dia, maka untuk peningkatan status kebencanaan karhutla masih belum terpenuhi menjadi status tanggap Karhutla.

“Saat ini Pemko Palangka Raya dan tim satgas Karhutla terus menekankan pada upaya pencegahan dan penanggulangan terjadinya titik-titik api yang baru. Semua bersinergi  dan siap menanggulangi Karhutla,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*