INFO

Sumpit Buatan Palangka Raya Bermerek Jepang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sejak lama Kota Palangka Raya terkenal dengan daerah penghasil berbagai kerajinan dan berbagai alat rumah tangga yang terbuat dari bahan kayu. Salah satunya sumpit.

Sumpit ini dibuat dari bahan kayu ulin. Di Indonesia, khususnya Palangka Raya, penggunaan Sumpit sangat jarang, kecuali di rumah makan modern yang paling sering ditemui menggunakan sumpit sebagai pengganti sendok.

Berbeda dengan di Jepang, hampir semua warga di sana menggunakan sumpit sebagai alat yang digunakan untuk makan. Peluang ini dimanfaatkan oleh pengrajin Kota Palangka Raya untuk memproduksi sumpit, secara massal.
Sumpit berbahan kayu ulin ini diproduksi oleh para pengrajin di Sentra Kawasan Industri Temanggung Tilung. Hanya saja saat ini sumpit yang dibuat di Palangka Raya ternyata tidak bisa diberi merek asal di mana produk ini dibuat.
Aratuni mengatakan bahan yang digunakan untuk membuat sumpit ini merupakan hasil dari limbah, misalnya sisa dari membuat mebel. Tetapi meski dari bahan limbah, namun kualitasnya masih bagus, apalagi kayu ulin merupakan salah satu jenis kayu yang anti lapuk dan tidak dimakan rayap, jadi dengan dimanfaatkannya limbah kayu untuk dibuat sumpit, bisa memberikan nilai tambah dari usaha pokok para pengrajin.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban, sumpit yang diexport dari Kota Cantik ke Jepang itu harus dalam keadaan polos, tidak boleh diberi merek.

Kenapa tidak bisa diberi merek di Palangka Raya? Aratuni menjelaskan karena produk sumpit sudah menjadi ciri khas dari Negeri Sukura.

Aratuni mengatakan sebenarnya para pengrajin di Palangka Raya bisa memberikan merek terhadap produk sumpit yang dibuat asalkan ada kemauan untuk mengurusnya. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*