INFO
Terkait Sampah, Ini Isi Surat Edaran Walikota Palangka Raya

Terkait Sampah, Ini Isi Surat Edaran Walikota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Permasalahan sampah di Kota Palangka Raya selama ini bukanlah persoalan baru. Pemerintah kota setempat pun telah berupaya mencari pola penanganan dan pengelolaan sampah dengan baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Acmad Zaini mengatakan, sampah yang di buang di depo dan TPS lebih didominasi oleh botol plastik dan sampah kantong kresek sekali pakai.

“Kami sudah melakukan pengecekan volume sampah di TPS dan depo. Hasil pengecekan ini telah dilapokan ke walikota Palangka Raya, dan walikota pun telah mengeluarkan surat edaran,”ungkap Zaini, Jumat (24/1/2020).

Surat edaran yang dikeluarkan walikota lanjut Zaini, adalah bertujuan untuk menindaklanjuti perwali nomor 20 tahun tentang kebijakan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.

Berikut isi surat edaran yang dikeluarkan walikota yakni, pertama menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, kedua menyediakan bak sampah dan melakukan pemilahan sampah organik dan organik.

Kemudian ketiga, melakukan pengurangan sampah khususnya plastik, dengan membatasi penggunaan barang-barang sekali pakai atau yang menimbulkan sampah plastik seperti kantong plastik, botol dan gelas plastik.

Keempat, setiap pelaksanaan rapat kerja, sosialisasi, lokakarya dan pelatihan atau kegiatan lain yang sejenis. Diharap menyediakan hidangan tanpa pembungkus plastik atau minuman dalam kemasan.

Selanjutnya kelima, mendorong ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya diminta menggunakan atau membawa tempat minum masing-masing (Tumbler) dalam beraktivitas sehari-hari. Keenam wajib menggunakan dispenser untuk penyediaan air minum di kantor instansi pemerintahan,swasta,kantor BUMD atau BUMN dan perbankan.

Ketujuh setiap kantin kantor dan sekolah mulai untuk mengurangi, penjualan makanan dan minuman yang menggunakan plastik. Kedelapan melakukan kampanye pengurangan kantong plastik, atau bahan yang menghasilkan sampah plastik di mulai dari lingkungan terdekat. Melalui media sosial dan terakhir atau kesembilan menggiatkan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

“Surat edaran dari wali kota ini hendaknya diperhatikan dan dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat,”jelas Zaini.

Contoh kecil yang bisa dilakukan masyarakat dalam melaksanakan apa yang tertuang di dalam surat edaran tersebut kata dia, semisalkan ketika masyarakat berbelanja maka di anjurkan membawa tas sebagai pengganti kantong plastik.

“Ini sebagai cara untuk mengurangi limbah sampah plastik yang selama ini mendominasi di setiap tempat pembuangan sampah sementara (TPS) dan depo sampah. Diharapkan semuanya memiliki kepedulian,”tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*