INFO
Tim Tari Hyang Dadas Berlatih untuk Tampil Memukau di Depan Presiden

Tim Tari Hyang Dadas Berlatih untuk Tampil Memukau di Depan Presiden

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 250 orang penari dan pemusik serta pelatih maupun produsen yang tergabung dalam tim kesenian Kalteng akan turut memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Dwi Tia Amanda Putri selaku pimpinan Abid Igal Dance Project dari tim kesenian Kalteng mengatakan, dipilihnya tim kesenian provinsi yang berjulukkan Bumi Tambun Bungai untuk tampil di hadapan Presiden Jokowi dan tamu negara usai upacara detik-detik Proklamasi Kemedekaan RI, tentu tidak lepas dari penilaian serta survei.

“Tim Istana Negara sudah melakukan penilaian dan survei, sampai akhirnya kami dinilai layak tampil. Mereka sudah melihat latihan serta penampilan dari performa tarian Hyang Dadas ini,” tuturnya, Sabtu (13/7/2019).

Bahkan pada tahun lalu, kata Dwi, tarian Hyang Dadas yang ditampilkan oleh tim kecil dari kesenian Kalteng, berhasil sebagai juara umum pada ajang Parade Tari Nusantara 2018 (PTN), sehingga inilah yang bisa menghantar tim kesenian Kalteng menuju Istana negara.

“Mereka mengapresiasi karya seniman Kalteng, dimana perlu ditampilkan di Istana Negara dalam bentuk besar yang melibatkan banyak penari,” terangnya, disela memantau latihan tari Hyang Dadas di halaman Istana Gubernur Isen Mulang.

Tari Hyang Dadas itu sendiri ucap Dwi merupakan seni yang memadukan unsur gerak dari tari asli Dayak Kalteng dengan diiringi musik tradisional yang energik. Tarian ini dibawakan sebagai ucapan syukur kepada Yang Maha Kuasa yang memberikan anugerahnya dalam kehidupan Suku Dayak.

Adapun tim kesenian Kalteng yang akan mempertunjukkan tarian tersebut di Istana Negara nantinya, terdiri dari perwakilan sanggar seni Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara, Murung Raya, Kapuas dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Sudah mendekati empat bulan ini telah dilakukan persiapan dan juga latihan-latihan,” ujarnya.

Tim kesenian itu sendiri tambah Dwi, dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 13 Agustus 2019.

“Pada 14 sampai 15 Agustus, tim kesenian akan mengikuti gladi menyesuaikan kondisi lapangan. Sedangkan pada 17 Agustus, tim sudah siap performa usai detik-detik Proklamasi,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*