INFO
Tindak Tegas Buang Sampah Sembarangan

Tindak Tegas Buang Sampah Sembarangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Permasalahan sampah masih menjadi problem bagi Pemerintah Kota Palangka Raya. Berbagai upaya responsif dan langkah strategis telah dilakukan oleh pemerintah kota setempat.Termasuk sistem pengelolaan terus dimaksimalkan untuk memberikan layanan publik yang terbaik terkait kebersihan.

Namun lagi-lagi disayangkan, kebiasaan masih ada sejumlah oknum warga yang masih mengabaikan sikap membuang sampah tidak pada tempatnya, menjadi masalah tersendiri.

Padahal Pemerintah Kota Palangka Raya telah membangun banyak depo-depo sampah untuk meminimalisir permasalahan mengenai persampahan.

Menanggapi kondisi ini, Ruselita anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya mengatakan, permasalahan sampah ini, memang menjadi momok yang sudah ada sejak dulu dan belum mampu benar-benar terselesaikan dengan baik.

“Benar-benar dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari semua masyarakat untuk menjaga kebersihan, ungkapnya, Kamis (13/2/2020).

Politisi Partai Perindo ini juga menilai jika peraturan daerah (Perda) yang terkait dengan pengelolaan sampah dan kebersihan masih belum sepenuhnya diresapi oleh setiap individu yang ada di Kota Cantik, terlihat masih terdapat pelanggaran yang terjadi dan seakan cuek terhadap peraturan yang ada.

Untuk itu, ia meminta agar pemerintah melalui dinas terkait untuk meningkatkan sosialisasi dan pembinaan secara persuasif agar efektivitas pengelolaan kebersihan bisa tercapai dengan baik.

Pemberian sanksi yang tegas kata dia, diperlukan apabila ditemukan pelanggaran terhadap peraturan yang ada. Terlebih hanya beberapa oknum saja yang mengabaikan kebersihan lingkungan.

“Meski hanya beberapa oknum, namun akan berdampak luas bagi masyarakat. Alangkah baiknya jika sosialisasi, pembinaan, dan penindakan terus ditingkatkan agar kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan bisa meningkat,”pungkas Ruselita. (MC. Isen Mulang.1/mt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*