INFO
Tindak Tegas Pembakar Lahan

Tindak Tegas Pembakar Lahan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas, oknum warga yang sengaja melakukan pembakaran lahan, di musim kemarau saat ini.

Penegasan itu disampaikan sekda saat rapat koordinasi tim satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei  (PK) II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (1/7/2019).

Menurut Hera,  perlunya tindakan tegas, tidak lain sebagai sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan secara meluas.

Pada bagian lain, Ia mengungkapkan, jika  beberapa waktu lalu telah terjadi kebakaran lahan di sejumlah titik kawasan Palangka Raya.

“Ada indikasi unsur kesengajaan dengan motif membersihkan lahan. Sebab itu kami minta aparat penegak hukum harus menindak tegas,” pintanya lagi.

Tindakan tegas diperlukan lanjut dia, sebagai bentuk memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi oknum masyarakat yang membakar lahan di musim kemarau. Terlebih memang sudah ada larangan mengaturnya.

Ungkapnya,  kebakaran lahan dan hutan ini akan berdampak pada banyak sisi baik sosial, kesehatan, transportasi bahkan pendidikan sehingga sejak dini harus diantisipasi semua pihak.

“Apalagi informasi dari BMKG bahwa tahun ini kemarau lebih kering karena ada fenomena elnino. Sehingga kita harus meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan dini,” ujarnya.

Selebihnya sekda meminta para lurah dan camat untuk terus memantau  terjadinya karhutla. Jangan sampai ucap dia, para aparatur itu tidak mengetahui di wilayahnya terjadi karhutla.

Sementara itu Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Supriyanto, dalam paparannya pada rakor itu menekankan pentingnya pencegahan karhutla  yang disusun melalui aksi nyata.

“Salah satunya menyampaikan edaran walikota ke masyarakat terkait pencegahan karhutla,” tandasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*