INFO

Uji Lab Sampel Ikan Butuh Tiga Kali Pemeriksaan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Banyak yang mengira pemeriksaan sampel terhadap ikan yang diambil oleh petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palangka Raya cukup dilakukan sekali saja sewaktu di lapangan.

Namun rupanya setelah dilakukan uji lab di lokasi, sampel ikan masih harus diperiksa lagi. Paling tidak butuh tiga kali pemeriksaan, sehingga hasilnya benar-benar ketahuan.

Biasanya, pemeriksaan sampel di lokasi untuk mengetahui kandungan ikan atau produk lainnya mengandung zat berbahaya atau formalin. Cara ini paling mudah, karena hanya menggunakan alat sederhana pula untuk mengetahui hasilnya.

Setelah itu hasil sampel masih diperiksa lagi di tingkat balai. “Makanya sampel yang kita ambil dari pedagang cukup banyak, karena bahan sampel juga kita gunakan untuk diperiksa lagi,” sebut Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palangka Raya, Iromo, Rabu (23/9/2020).

Dia mencontohkan untuk mengetahui apakah ikan yang dijual pedagang mengandung zat berbahaya seperti ekoli dan lainnya, maka sampel harus diuji lab lagi di kantor balai.

Lalu jika untuk mengetahui apakah ikan tersebut tercemar logam berat seperti timbal, maka sampelnya akan dikirim ke Surabaya. (MC. Isen Mulang/dk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*