INFO

Wakil Walikota Tomohon Belajar Soal Keberagaman ke Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono beserta jajarannya menggelar pertemuan dengan Wakil Walikota Tomohon, Jumat (31/3/2017) pukul 13.30 WIB.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam ini juga menghadirkan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Kesbangpol, Satpol PP, dan Kodim 1016 Palangka Raya.

Dalam pertemuan itu banyak hal yang dibicarakan dan salah satunya soal keberagaman. Saat ini di Palangka Raya telah terbentuk FPK dan pengurusnya dari perwakilan suku.

Karena Kota Palangka Raya dinilai berhasil menjaga keberagaman dengan rukun dan damai, maka Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan berniat untuk membentuk FPK, sehingga keberadaanya bisa melakukan deteksi dini terhadap gejala gejolak sosial.

Meskipun hingga saat ini Kota Tomohon tetap kondusif dengan kondisi masyarakat yang sangat heterogen, tapi tetap rukun. Bahkan saking rukun masyarakatnya, pada 2017 ini Pemerintah Kota Tomohon mendapat penghargaan Harmoni dari Kementerian Agama.

“Luas wilayah Tomohon hanya 114,2 Km per segi. Mungkin karena saking kecilnya wilayah, jadi jika ada masalah sangat mudah diselesaikan,” kelakar Syelry.

Sementara itu Ketua FPK Kota Palangka Raya, Andrie Elia Embang menjelaskan keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis untuk ikut mempertahankan stabilitas daerah guna mendukung kelancaran pembangunan.

Ketua FKUB Kota Palangka Raya, Harmain Ibrohim menambahkan hingga saat ini perkembangan kehidupan umat antar beragama di Kota Cantik sangat
rukun.

Bentuk kerukunan di Kota Palangka Raya dibuktikan dengan saling harga menghargai dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya. Bentuk lainnya diperlihatkan dengan dibangunnya tempat ibadah yang berjejer seperti di komplek perumahan Amaco ada masjid dibangun bersebelahan dinding dengan gereja. Di Jalan Bukit Hindu, ada gereja dibangun berhadapan dengan masjid, dan tidak jauh juga ada pura. Ini membuktikan masyarakat Palangka Raya hidup rukun antar pemeluk agama,” tuturnya. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*