INFO

Walikota Lantik Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia melantik pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) perode 2017-2019, Minggu malam (26/3/2017) pukul 19.30 WIB.

Ikut hadir Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli, perwakilan Kodim 1026 Palangka Raya, dua mantan Walikota Lukas Tingkes dan Salundik Gohong, dan beberapa kepala SKPD.

Pada periode pertama ini hanya 16 suku yang masuk dalam kepengurusan FPK. Yakni Dayak Ngaju, Kerukunan Warga Jawa Timur, Kerukunan Warga Dusun Ma’anyan, Kerukunan Warga Sumatera Barat, Kerukunan Warga Maluku, Kerukunan Warga Madura, Kerukunan Warga Suku Banjar, Kerukunan Warga Batak, dan Kerukunan Warga Bali.

Selanjutya Kerukunan Warga Dayak Bakumpai, Kerukunan Warga Nusa Tenggara Barat, Kerukunan Warga Tionghoa, Kerukunan Pakuwojo, Kerukunan Warga Sumatera Selatan, Kerukunan Warga Nusa Tenggara Timur, dan Kerukunan Masyarakat Toraja.

Adapun susunan Pengurus FPK Palangka Raya periode 2017-2019 sebagai Ketua Dr Andrie Elia Embang, Wakil Ketua Sutoyo Darno, MM, dan Sekretaris Ir Tariono, sedangkan sisanya ke-13 perwakilan suku lainnya menjadi anggota.

Adapun susunan Dewan Pembina FPK sebagai Ketua adalah Walikota, Wakil Ketua adalah Wakil Walikota, Sekretaris Plt Sekda, Wakil Sekretaris Kepala Badan Kesbangpol, sedangkan Kapolres, Dandim, Kejari, Ketua Pengadilan, tiga mantan Walikota Lukas Tingkes, Nahson Taway, Salundik Gohong, dan dua mantan Wakil Walikota Saily Muchtar dan Maryono sebagai anggota.

Dalam sambutannya Ketua FPK Palangka Raya, Andrie Elia Embang mengatakan jabatan yang dipercayakannya tersebut merupakan amanah untuk mengantarkan Kota Cantik tetap harmonis dalam keberagaman.

“Saya berharap seluruh pengurus FPK bisa berpartisipasi dalam menjalankan tugas,” tuturnya. Diakhir sambutannya dia mengatakan jika FPK akan segera membuat website.

“Melalui website agar informasi yang disampaikan cepat dan akurat. Jadi nanti semua data bisa disajikan melalui website,” ujar Andrie E. Embang yang juga dosen Universitas Palangka Raya ini.

Sementara itu dalam sambutannya Walikota Palangka Raya HM Riban Satia mengatakan dibentuknya FPK ini sebagai implementasi dari filosofi rumah betang yang merupakan falsafah hidup orang Dayak Kalimantan Tengah.

Filosofinya, di mana dalam satu rumah betang itu hidup bersuku-suku dan berbeda agama, namun tetap rukun dan damai. Riban berharap kepada pengurus FPK, prosesi acara pelantikan itu bukan hanya komitmen lisan saja, tapi harus dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*