INFO
Walikota Palangka Raya Ikuti ” Smart Mobility Workshop” di Rumah Duta Besar Swedia Untuk Indonesia

Walikota Palangka Raya Ikuti ” Smart Mobility Workshop” di Rumah Duta Besar Swedia Untuk Indonesia

MEDIA CENTER,  Palangka Raya –  Walikota Palangka Raya,  Fairid Naparin hari ini, Rabu (10/7/2019) memenuhi undangan dari Kedutaan Swedia dalam rangka mengikuti kegiatan ” Smart Mobility Workshop ” yang diselenggarakan di rumah Duta Besar Swedia di Indonesia yang berada di jalan Sriwijaya Raya No.  11 A Kebayoran Baru, Jakarta.

Kedatangan Walikota beserta peserta workshop lainnya disambut langsung oleh Duta Besar Swedia, H.E Marina Berg dan Anders  Wickberg selaku komisioner perdagangan. 

Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan,  Kabid Penyusunan Program Bappeda,  Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Kasubid Program Kerja Bappeda dan Kasubid Program Pembangunan Bappeda.

Agenda kegiatan workshop membahas dan mendiskusikan tentang kondisi infrastruktur transportasi umum dan berbagai tantangan yang dihadapi masing – masing baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Perhubungan Bappenas, Petrus yang membahas tentang rencana transportasi untuk wilayah perkotaan di Indonesia selama 5 (lima)  tahun yang akan datang.

Pemerintah pusat akan memberikan dukungan serta akselerasi pembangunan transportasi umum bagi pemerintah daerah melalui Direktur Perhubungan dan Multimode,Kementerian Perhubungan.

Tentu untuk mewujudkan tersedianya moda transportasi untuk wilayah perkotaan pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Perlu adanya patnership dengan sektor swasta untuk membantu dan berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur perhubungan seperti dalam hal penyediaan transportasi massa.

Maka dari itu pemerintah daerah berkewajiban untuk menyediakan lahan dan menyusun perencanaan jalur transportasi yang terintegrasi.

Diharapkan kedepan dengan adanya  transportasi umum yang memadai akan menghemat waktu karena kemacetan, mengurangi polusi udara, dan adanya efesiensi biaya.

Pada kesempatan ini pula Walikota Palangka Raya juga berkesempatan untuk menyampaikan kondisi infrastruktur transportasi jalan yang sebagian besar dalam kondisi rusak. Perlu biaya yang sangat besar mengingat luas wilayah kota Palangka Raya yang cukup luas dibandingkan dengan kota-kota lainya yang ada di Indonesia.

Kedepan diharapkan Pemerintah Kota Palangka Raya bisa bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan pihak-pihak yang mau bekerjasama untuk melakukan pembangunan infrastruktur transportasi umum di Kota Palangka Raya, sehingga menjadi kota yang layak huni yang merupakan misi dari Kota Palangka Raya 2018.- 2023  yaitu  ” Smart Environment, Smart Society, dan Smart Economy, tutup Fairid. (MC. Isen Mulang/win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*