INFO

Wapres Jusuf Kalla Buka Rakernas dan Semiloka Internasional BKS-PTIS di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Rapat Kerja Nasional dan Semiloka Internasional Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta Indonesia (BKS-PTIS) yang diselengarakan di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Rabu (26/4/2016) pukul 10.00 WIB.

Ikut hadir Menristek Dikti, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Ketua Umum BKS-PTIS yang juga Rektor UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar Ma, Ketua DPRD Kalteng, pimpinan PTIS seluruh Indonesia, pimpinan ormas Islam dan kemasyarakatan.

Dalam sambutannya Wapres Jusuf Kalla mengatakan lebih dari 400 PTIS telah berkiprah memberikan amal jariyah untuk bangsa Indonesia. Wapres mengingatkan kepada PTIS sebelum bersaing global, maka harus bersaing terlebih dulu ditingkat lokal.

Wapres mengatakan jika berbicara soal pendidikan, maka PTIS harus lebih mementingkan kualitas. “Pertanyaan pendidikan apa yang dibutuhkan ke depan, karena jika tidak, kita akan menjadi konsumer. Jadi apa yang kita akan raih ke depan maka hari ini kita harus mendesainnya,” pesannya.

Jusuf Kalla menyebut ilmu pengetahuan begitu cepat perkembangannya dan bila tidak PTIS tidak bisa memperbaiki kualitasnya, maka masyarakat akan meninggalkan.

Jadi melalui Rakernas ini diharapkan menjadi media evaluasi dan merencakan apa yang akan dilaksanakan oleh PTIS selanjutnya. Wapres berharap PPTS menyandang Islam, maka agama adalah peradaban dan akhlak, karena itu hasil pendidikan kampus islami harus bisa menciptakan peradaban yang baik dengan akhlak yang baik pula.

“Islam di Indonesia harus menjadi contoh bagi negara yang lain mengedepankan peradaban dan akhlak yang baik. Karena tanpa akhlak kita akan menghasilkan monster. Islam Indonseia Islam washatiyah.
Kampus adalah tempat orang mencari ilmu, mencari bekal ilmu karena itu pimpinan PTIS memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan agar lahir alumni yang berkualitas dan memiliki jiwa enterprenurship,” harapnya.

Sementara itu Ketua Umum BKS PTIS Prof Dr Hj Masrrah Mokhtar MA
dalam sambutannya mengatakan saat ini pertumbuhan dan perkembangan PTIS di Indonesia cukup mengembirakan yang saat ini ada sekitar 400 PTIS.

Data ini mengindikasikan PTIS merupakan salah satu potensi
yang sangat besar. Karena itu organisasi BKS PTIS akan senantiasa melakukan penguatan antar anggotanya dalam mencari solusi strategis dalam menjawab berbagai persoalan.

Dia mengatakan kehadiran BKS-PTIS sebagai salah satu elemen dalam sisdiknas mempunyai tanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan visi Indoneaia 2030 sekaligus mendorong inovasi untuk meningkatkan daya saing PTIS serta peran sentral dalam mendesain formasi bangsa ke depan.

“Daya saing PTIS secara global adalah salah satu faktor penentu dalam kenaikan peringkat global competitiveness index, terutama dalam fungsinya sebagai “efficient enhancer”. Persaingan bukan saja dalam level lokal dengan sesama PT nasioanl, tapi juga dengan PT asing yang aksesnya semakin terbuka, karena itu PTIS harus saling mendukung dalam upaya melahirkan SDM yang berkualitas profesional dan berakhlak karimah,” tegasnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Dr Bulkani melaporkan tujuan kegiatan dengan tema ‘Meningkatkan Kualitas PTIS Menuju Berdaya Asing Global’ bertujuan memperkuat persatuan dan kesatuan PTIS seluruh Indonesia dalam komitmen bersama untuk merumuskan langkah strategis PTIS ke depan. Kegiatan ini diiktui 200 PTIS mulai dari 25-27 April 2017. (MC. Isen Mulang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*