INFO
Warga Bereng Bengkel  Diminta Manfaatkan Bubuk Abate Gratis

Warga Bereng Bengkel Diminta Manfaatkan Bubuk Abate Gratis

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Intensitas turunnya hujan yang cukup tinggi saat ini sangat rentan timbulnya nyamuk-nyamuk penyebar demam berdarah dengue (DBD).

Menyikapi kondisi ini pihak Kelurahan Bereng Bengkel Kecamatan Sebangau bersama dengan petugas dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, mengajak masyarakat dikelurahan tersebut untuk maksimal mencegah terjadinya penderita serangan DBD.

“Pihak kelurahan bersama dengan petugas Dinkes kota mengajak warga untuk melaksanakan program PSN (pemberantasan sarang nyamuk), salah satunya dengan memanfaatkan bubuk abate,” ungkap Lurah Bereng Bengkel Ahmad Riadi, Selasa (11/12/2018).

Memang lanjut Ahmad, sejauh ini warga di kelurahannya itu belum terdengar adanya yang terpapar serangan DBD. Pun demikian kewaspadaan perlu dilakukan.

“Maka itulah salah satunya yang kita anjurkan warga dapat menggunakan bubuk abate untuk memberantas jentik nyamuk Aedes Aegypti. Silahkan bisa diminta dikelurahan atau puskesmas maupun pustu. Abate ini diberikan kepada masyarakat secara gratis,” tambahnya lagi.

Menurut  Ahmad, selain menyarankan warga memaanfaatkan bubuk Abate, pihaknya juga gencar mengarahkan dan mendorong masyarakat untuk menerapkan program pemerintah yakni pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Salah satunya melalui pola 3 M plus,  yakni menguras tempat air lalu mngubur barang bekas dan menutup tempat penampungan air.

“Kita juga meminta masyarakat untuk mengubur barang bekas yang dapat menampung air, membersihkan got atau saluran air dan lain sebagainya yang dapat menjadi sarang nyamuk,” ujarnya.

Tambah Ahmad, upaya pemberantasan sarang nyamuk ini, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri namun butuh kesadaran semua warga dalam mencegah dan harus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga jangan sampai musim penghujan dapat memicu berkembang biaknya nyamuk pembawa DBD. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*