INFO
Waspada  Penyakit DBD, Pasca Kabut Asap

Waspada  Penyakit DBD, Pasca Kabut Asap

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah menyelimuti  Kota Palangka Raya  dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi itu, tentu menjadi bagian masalah bagi kesehatan masyarakat  dikala musim kemarau.

Walaupun saat ini kondisi kabut asap itu mulai berangsur hilang, akibat turunnya hujan, namun kini masalah baru bisa saja muncul di saat peralihan musim, yakni dari kemarau ke musim penghujan.

“Salah satu bahaya yang perlu diwaspadai adalah adanya perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti atau nyamuk demam berdarah di musim penghujan,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, Selasa (1/10/2019).

Dikatakan, ketika memasuki pergantian musim, yakni dari kemarau panjang ke  musim penghujan, maka pertumbuhan nyamuk mematikan tersebut cukup signifikan.

“Ya, setelah musim kemarau, Demam Berdarah atau DBD sering kali muncul. Ini disebabkan adanya perkembangbiakan nyamuk yang cukup signifikan pasca turunnya hujan,” ucap Andjar menegaskan.

Andjar menyebutkan, setidaknya ada beberapa cara yang umum dilakukan untuk mencegah pembiakan nyamuk mematikan tersebut.

Diantaranya, dengan cara menguras bak mandi seminggu sekali. Kemudian bersihkan juga wadah penampung air lainnya serta pasang kasa dan kelambu nyamuk, baik bagi anak-anak hingga orang dewasa.

“Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, gunakan lotion atau krim anti nyamuk, serta gunakan pakaian tertutup saat keluar rumah,” jelasnya.

Selebihnya Andjar mengajak  masyarakat untuk sedari dini menjaga kebersihan lingkungan, sebagai upaya  untuk mencegah penyebaran penyakit DBD tersebut secara meluas.

“Hal penting untuk diperhatikan  sejak dini, yakni  masyarakat harus mengaktifkan kegiatan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Ini sebagai upaya  mencegah penyebaran penyakit DBD disaat musim penghujan,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*